GARIS NARASI – Merek otomotif asal China, Chery, kembali menarik perhatian di Indonesia dengan membawa mobil konsep inovatif dalam ajang pameran otomotif. Di saat bersamaan, Indonesia juga semakin populer sebagai destinasi wisata favorit bagi wisatawan Arab, mencerminkan dinamika yang menarik antara industri otomotif dan pariwisata. PT Chery Sales Indonesia (CSI) menghadirkan sebuah kendaraan konsep di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang mengusung filosofi “one vehicle, multiple configurations”.
Konsep ini memungkinkan mobil untuk dikonfigurasi ulang dengan cepat, misalnya menjadi double cabin melalui mekanisme quick‑release. Menurut Budi Darmawan, Direktur Pemasaran CSI, fleksibilitas ini cocok untuk pemilik yang butuh kendaraan multifungsi: ruang bagasi besar (hingga 600 liter) sekaligus kabin yang lapang. Dimensi mobil konsep panjang sekitar 4,9 meter dan tinggi 1.284 mm — memberikan kesan “rumah berjalan”, karena cukup lapang hingga anak-anak bisa berdiri tegak di dalam kabin.
Lebih jauh, sejak Februari 2024 tim Chery melakukan riset di berbagai pasar global, termasuk Indonesia, dan mengumpulkan ribuan masukan dari pengguna agar desain mobil benar-benar relevan dengan kebutuhan konsumen.
Konsep Baru “Leopard”: Kombinasi Elegan dan Teknologi Mutakhir
Selain konsep “Chery X”, perusahaan juga memperkenalkan desain mobil konsep lain yang terinspirasi dari leopard. Menurut Zeng Shuo, Country Director PT Chery Sales Indonesia, filosofi leopard mencerminkan keanggunan, kecepatan, dan efisiensi energi. Mobil ini dikembangkan di atas platform baru yang fleksibel bisa digunakan untuk mesin ICE (konvensional), PHEV (plug-in hybrid), maupun BEV (listrik penuh).
Chery menjanjikan beberapa konfigurasi bangku: 5, 6, atau 7 penumpang, serta efisiensi tinggi berkat platform modern. Versi listriknya disebut bisa melaju sangat cepat akselerasi 0–100 km/jam dalam tiga detik menurut presentasi Chery.
Lintas Investasi dan Ekspansi Chery di Indonesia
Chery menunjukkan komitmen jangka panjang di Indonesia. Menteri Perindustrian mendorong agar Chery meningkatkan investasi, termasuk kemungkinan membangun pabrik mandiri di dalam negeri. Dalam investasi rendah emisi, Chery juga dipatok untuk memperluas lini kendaraan ramah lingkungan. Selain itu, perusahaan mencatat penjualan yang terus tumbuh: penjualan Chery di Indonesia meningkat secara signifikan, dan dealer pun makin bertambah.
Kegemaran Wisatawan Arab Terhadap Indonesia
Di sisi pariwisata, ada tren menarik: wisatawan Arab, khususnya dari Arab Saudi, terus menjadikan Indonesia sebagai destinasi favorit. Menurut data, antara Januari hingga September 2025, kunjungan wisatawan Arab Saudi ke Indonesia mencapai 113.685 orang. Popularitas Indonesia sebagai destinasi mewah dan ramah wisatawan Arab ini semakin menegaskan daya tarik negara dari segi budaya, alam, dan potensi ekonomi.
Keterkaitan Potensial: Otomotif dan Pariwisata
Kehadiran mobil konsep Chery di Indonesia dalam situasi ini bisa dilihat lebih dari sekadar strategi otomotif. Ada potensi sinergi antara expanding market otomotif dan gelombang kunjungan wisatawan Arab:
- Branding & Eksposur Strategis
Dengan membawa mobil konsep di pameran besar seperti GJAW, Chery bisa meningkatkan citra sebagai merek inovatif dan global menarik bagi konsumen lokal maupun investor internasional. - Peluang Pasar Ekspor
Jika tren wisatawan Arab terus meningkat, Chery bisa melihat potensi ekspor ke negara-negara Timur Tengah atau kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata yang melayani pengunjung Arab. - Investasi Ramah Lingkungan
Karena Chery juga fokus pada mobil rendah emisi, sinergi dengan pariwisata ramah (misalnya tur ekologis, transportasi wisata berkelanjutan) bisa menjadi jembatan strategis.
Tantangan & Langkah ke Depan
Meskipun potensi besar, Chery juga harus menghadapi sejumlah tantangan:
- Realisasi produksi massal dari mobil konsep ke kendaraan komersial perlu waktu. Peluncuran global / Indonesia untuk konsep X disebut bisa terjadi akhir 2026 atau awal 2027.
- Investasi besar diperlukan agar Chery bisa memenuhi permintaan dan menjaga kualitas, terutama untuk kendaraan listrik dan hybrid.
- Persaingan dengan merek otomotif lain, termasuk pembuat EV, sangat ketat di Indonesia. Di sisi pasar wisata, Chery harus benar-benar memanfaatkan arus wisatawan Arab untuk menjalin peluang bisnis (tidak hanya menjual mobil lokal).
