GARIS NARASI – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan kehadirannya dalam acara Reuni Akbar 212 yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada hari ini, Selasa (2/12). Penegasan ini disampaikan Pramono sebagai bentuk komitmennya melayani dan merangkul seluruh elemen masyarakat Ibu Kota, tanpa terkecuali.
Dalam keterangan persnya di Balai Kota Jakarta pada Senin (1/12), Pramono dengan tegas menyatakan prinsipnya sebagai kepala daerah.
“Saya ini Gubernurnya semuanya. Semua undangan yang bermanfaat bagi publik, siapa pun yang mengundang, saya hadir. Jadi, saya rencana hadir undangan 212,” ujar Pramono.
Pernyataan ini menggarisbawahi posisinya yang ingin bersikap inklusif, merespons setiap undangan dari kelompok mana pun selama kegiatan tersebut dianggap bermanfaat bagi publik dan berada dalam koridor hukum. Kehadiran Pramono sekaligus menjadi penanda bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan izin penggunaan Monas, yang kini di bawah kepemimpinannya, kembali terbuka lebar untuk berbagai acara keagamaan dan kemasyarakatan.
Agenda Malam Hari dan Isu Persaudaraan
Panitia Reuni Akbar 212 tahun ini mengonfirmasi bahwa acara akan diselenggarakan di malam hari, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang kerap dimulai sejak Subuh. Rangkaian kegiatan direncanakan akan diawali dengan salat Magrib berjemaah, dilanjutkan dengan zikir, doa bersama, dan tausiah dari para ulama.
Panitia penyelenggara menyebutkan bahwa agenda utama reuni ini adalah menyerukan semangat persaudaraan, kerukunan, dan dukungan untuk Palestina. Selain itu, tema besar yang diusung dilaporkan berkaitan dengan seruan untuk menyelamatkan Indonesia dari isu-isu kenegaraan tertentu dan memerdekakan Palestina.
- Waktu Acara: Dimulai setelah salat Magrib.
- Lokasi: Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
- Fokus Utama: Persaudaraan, kerukunan, dan dukungan untuk Palestina.
Dukungan dan Kehadiran Pejabat Lain
Juru bicara panitia telah mengonfirmasi bahwa tidak hanya Gubernur Pramono, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, juga memastikan kehadirannya. Kehadiran dua pimpinan Ibu Kota ini memperkuat kesan dukungan penuh Pemerintah Provinsi DKI terhadap acara tersebut.
Selain pimpinan daerah, panitia juga dikabarkan telah mengundang sejumlah tokoh nasional dan pejabat tinggi lainnya, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kabinet. Kehadiran para pejabat ini tentunya akan menjadi sorotan utama, mengingat Reuni Akbar 212 seringkali menjadi barometer konsolidasi politik dan aspirasi umat.
Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan dan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Monas untuk mengantisipasi kepadatan massa dan memastikan situasi tetap kondusif selama acara berlangsung. Pihak Pemprov DKI juga meminta seluruh warga untuk menjaga suasana tetap tertib dan damai.
